Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki…kata petuah bijak yang sering aku baca.

Tapi rasanya emang sakit. Tapi kan kenyataan ngomong lain. Kalo cuma modal cinta doang, tapi gak bisa jalan di kehidupan nyata, sama aja bo’ong. Emang hidup cuma buat makan cinta doang ?

Tapi kalo yang berpegang teguh pada kekuatan cinta sih, ya monggo. Pendapat orang emang beda-beda yah. Aku dah nyoba bertahan pada kekuatan cinta saja. Tapi itu ternyata gak cukup. Hidup di dunia ini gak bisa kalo cuman berbekal cinta saja. Realistis donk. Sebenarnya bisa sih kalo keduanya emang komit untuk berjuang bersama. Tapi kalo salah satu aja yang berjuang tapi yang lain gak dukung juga jadinya pincang kan jalannya.

Itulah…. Kalo emang gak bisa jalan bareng pada akhirnya, sebelum terlambat, ya udah pisah aja dulu. Kalo emang jodoh Insya Allah pasti bakalan ketemu lagi kok. Tak kan lari gunung dikejar, kata petuah bijak yang lain. Dan selama proses pencarian berlangsung, kalo bisa sih cari yang terbaik. Cari yang bisa mengantarkan kita ke depan kehidupan yang cerah, baik dia dunia maupun di akhirat.

Tujuan akhir dari suatu hubungan pria – wanita adalah pernikahan. Pernikahan merupakan ibadah, bukan cuma kegiatan sex ataupun bikin anak. Tapi ibadah yang sangat besar tanggungjawabnya. Kalo pernikahan adalah ibadah maka jangan sampai dibuat main-main. Nikah cuma buat nyari halal aja seh yah percuma. Abis gitu anaknya gak diurus. Sama aja jadi dosa. Apalagi anak adalah titipan yang harus benar-benar dipelihara.

Makanya cinta nggak harus memiliki, kalo kita gak punya bekal untuk komit berdua mengarungi bahtera rumah tangga yang harus dijalani.

Tapi aku ucapin selamat untuk yang telah mendapatkan cintanya, telah berjanji sehidup semati untuk menjalani pahit manisnya kehidupan bersama. Mempunyai komitmen untuk berjuang bersama sampai akhir hayat memisahkan.

Semoga aku juga akan mendapatkannya. Amiiiinnnn.

One Comment

  1. cinta tak harus memiliki ? teorinya sih bisa tp pelaksanaanya susah bgt sis…
    gimana dgn yang lebih baik dicintai daripada mencintai seperti yang sering diucapkan ama sesepuh kita (I’m hearing it twice) ? is it any better ?
    love is very complicated thing. so enjoy the ride searching for your love and take a good lesson from it.
    I wish you get what you looking for. Amin🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s